Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

Pandangan Pertama?

Batik hijau dengan motif khas Bojonegoro, lengkap dengan veste alba  dan jilbab putih yang melekat menutupi aurotku. "Sarapannya di dapur, ambil sendiri dan makanlah cepat!" Teriak ibu dari arah halaman bersama sapu lidi yang setia. Tanpa membalas sepatah katapun, aku bergegas pergi dan makan. Setelah di kira cukup dengan semua persiapan dari sarapan, buku pelajaran, dan sepeda baru. Aku segera beranjak dan berpamit. Ku kayuh sepeda dengan penuh peluh. Rumah kedua yang tersungkur diujung desa dan jalanan yang berpunggung batu. Sampai pada bilik persegi dengan keramik kumuh yang kuno. Bangku berjajar tak berpenghuni. Aku melakukan tanggung jawabku setiap rabu dengan tembok tak berwarna menjadi saksi apakah aku korupsi atau mencuri. Waktu berjalan sambil berlari. Ilmu demi ilmu terlewati dengan senyum ramah para ahli, sedangkan kami...peluh menghampiri. Matematika selalu menjadi musuh bebuyutan siswa-siswi. Kini aku berada pada titik jenuh pembelajaran. Pepatah mengatakan ...